ar
en
id

Bahasa:

RAPAT KERJA TATA KELOLA DAN STRUKTUR ORGANISASI

 

UMU Online-Baubau, 06 Mei 2025, Dalam rangka membangun kolaborasi tugas-tugas akademik dan non akademik antar lembaga di lingkup UMU Buton, serta penyamaan persepsi antar lembaga dalam rangka menindaklanjuti dan mengimplemtasikan RIP, Renstra, dan Renop Periode 2024 – 2029, Universitas Muslim Buton mengadakan Rapat Kerja pada tanggal 06 Mei 2025. Agenda rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II Bidang Aset, ICT, dan Sumber Daya. Ini menjadi agenda yang sangat strategis dan merupakan panggung diskusi strategis yang mendalam serta refleksi kritis terhadap tata kelola dalam organisasi Universitas Muslim Buton. Hadir dalam forum ini Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton (YAPIK-B), Rektor Universitas Muslim Buton, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala Biro Administrasi Umum dan Sumber Daya (AUSD), Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, para Dekan Fakultas, Kepala Lembaga, Kepala Kantor, Ketua Program Studi, serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkup UMU Buton.

Dalam pemaparannya Afudin La Arua, S.Pd.,M.Pd selaku Wakil Rektor II Bidang Aset, ICT, dan Sumber Daya, menyampaikan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar ajang koordinasi teknis, tetapi juga merupakan manifestasi dari komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola dan struktur organisasi yang efektif, efisien, kreatif, dan inovasi terhadap dinamika perguruan tinggi semakin hari semakin cepat. Olehnya itu beliau dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa diperlukan tata kelola yang baik untuk mendukung visi besar UMU Buton. Rapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas struktur organisasi saat ini serta merumuskan strategi perbaikan sistem tata kelola agar lebih responsif terhadap dinamika pendidikan tinggi dan kebutuhan stakeholders.

Dr. H. Sudjiton, SE.,MM selaku Rektor Universitas Muslim Buton, dalam pengarahan umum dan sambutannya, menekankan pentingnya penataan struktur organisasi yang adaptif dan akuntabel. Struktur organisasi yang baik bukan hanya soal efisiensi birokrasi, tetapi juga tentang bagaimana institusi merespons perubahan dan meningkatkan layanan akademik serta non-akademik secara berkelanjutan, ujar beliau.

Selanjutnya, Drs. H. Ibrahim Marsela, MM selaku Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton, dalam pengarahannya, menyampaikan bahwa struktur kita dibanding dengan kampus-kampus yang sudah mapan di Kepton sudah sangat ramping dan mampu menjawab tantangan khususnya dinamika perguruan tinggi yang begitu cepat. Lebih lanjut beliau menekankan harus ada langkah-langkah khusus dalam menjalankan tata kelola dan roda organisasi UMU Buton, dan seluruh civitas akademika khususnya dosen dan tenaga kependidikan harus mengabdikan diri dengan keikhlasan dan penuh totalitas dalam membangun UMU Buton. Kemudian struktur fungsional yang telah terbentuk harus melapisi struktur yang sudah ada. Harapannya rumah besar UMU Buton dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan UMU Buton dapat mewarnai kehidupan masyarakat di Kepton.
Dalam rapat kerja ini dibahas beberapa isu strategis, antara lain:
• Penataan struktur dalam rangka membekap dan meningkatkan pelayanan administrasi UMU Buton
• Penguatan peran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
• Penguatan dan optimalisasi fungsi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
• Penguatan peran seluruh Lembaga yang ada di lingkup UMU Buton
• Penyesuaian tupoksi dan jam kerja berdasarkan SN-Dikti
Hasil dari rapat kerja ini akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen tata kelola terbaru serta sebagai acuan restrukturisasi kelembagaan tahun akademik mendatang. Universitas Muslim Buton berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola internal guna mendukung capaian visi sebagai perguruan tinggi yaitu “Menjadi Universitas yang mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berakhlakul karimah, berwawasan entrepreneur & mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa 2040”

Oleh Afudin

Editor Humas UMU Buton Muhamad Firman Syah

 

Tags :
Bagikan :