ar
en
id

Bahasa:

MAHASISWA UMU BUTON SELESAIKAN TUGAS PENGABDIAN DI SDN 118 BUTON

UMU Online– Buton, 13 Juni 2025, Dalam semangat mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempererat ikatan antara perguruan tinggi dan masyarakat, Universitas Muslim Buton kembali menyelesaikan salah satu misi pengabdian melalui program Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSMT)–MBKM. Kali ini, momen penuh haru dan kebanggaan terjadi saat Upacara Penarikan Mahasiswa dari lokasi pengabdian mereka di SD Negeri 118 Buton, setelah dua bulan mengemban tugas sebagai Asisten Mengajar.

Program KSMT-MBKM merupakan implementasi nyata dari konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat sebagai agen perubahan. Di SDN 118 Buton, mahasiswa UMU Buton telah menjadi bagian integral dari proses pendidikan, membantu guru dalam kegiatan belajar-mengajar, memperkenalkan pendekatan pembelajaran aktif, serta membangun hubungan sosial yang hangat dengan siswa dan warga sekolah.

Upacara penarikan yang berlangsung khidmat dan sarat makna ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Zulkadir, S.Pd., M.Pd, yang selama ini mendampingi proses pelaksanaan program di lapangan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi mendalam atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan tugas. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebuah program pengabdian, tetapi juga proses pembentukan karakter mahasiswa agar menjadi insan intelektual yang peduli, tangguh, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Beliau menyampaikan pesan sarat motivasi kepada para mahasiswa, “Kalian datang ke tempat ini sebagai mahasiswa yang membawa ilmu, tetapi kalian pulang dengan membawa pengalaman, pelajaran hidup, dan kedewasaan. Inilah makna dari pembelajaran kontekstual. Di SDN 118 Buton ini, kalian tidak hanya mengajar-kalian juga belajar. Belajar tentang kesabaran, belajar tentang pengabdian, dan belajar tentang bagaimana menjadi bagian dari solusi dalam dunia pendidikan.”

Bapak Zulkadir juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara mahasiswa, pihak sekolah, dan para guru pamong yang telah memberikan ruang dan bimbingan kepada mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi. Ia berharap mahasiswa dapat membawa semangat dan nilai-nilai dari pengabdian ini untuk diaplikasikan dalam kehidupan akademik, sosial, maupun profesi mereka ke depan.

Sementara itu, suasana emosional tak terelakkan ketika Guru Pamong SDN 118 Buton turut memberikan sambutan perpisahan. Dalam pidatonya yang menyentuh hati, beliau mengungkapkan rasa bangga dan haru atas kehadiran mahasiswa yang telah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. “Selama dua bulan ini, kalian bukan hanya menjadi asisten pengajar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak kami. Kalian hadir dengan semangat, dengan inovasi, dan yang terpenting dengan ketulusan. Kami merasa kehilangan, tetapi juga bangga karena telah menjadi bagian dari perjalanan kalian,” ungkap Guru Pamong dengan suara bergetar.

Guru Pamong juga menyampaikan harapannya agar program seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari perguruan tinggi membawa semangat baru dalam proses pembelajaran dan menjadi penguatan sumber daya manusia di sekolah-sekolah pelosok. Ia menilai bahwa interaksi mahasiswa dengan siswa telah membangun kepercayaan diri dan semangat belajar yang tinggi, terutama bagi siswa-siswa yang selama ini kurang mendapatkan perhatian secara personal.

Bagi mahasiswa UMU Buton sendiri, pengalaman ini telah menjadi bab penting dalam perjalanan akademik dan kemanusiaan mereka. Mereka telah merasakan bagaimana tantangan di dunia pendidikan dasar tidak semudah yang terlihat dari luar. Dari keterbatasan fasilitas hingga variasi karakter siswa, semuanya menjadi ruang pembelajaran nyata yang tidak tergantikan oleh teori di ruang kelas. Pengalaman dua bulan ini membekas dalam hati mereka, membentuk perspektif baru tentang arti pengabdian dan makna menjadi pendidik.

Para mahasiswa juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh sekolah, serta bimbingan dari para guru dan dosen pembimbing lapangan. Mereka menyadari bahwa kehadiran mereka telah diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh elemen sekolah. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku telah menjalin kedekatan emosional dengan siswa dan merasa berat untuk meninggalkan sekolah tempat mereka belajar dan mengajar bersama.

Universitas Muslim Buton melalui kegiatan KSMT-MBKM ini menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai Aswaja, membangun kepedulian sosial, dan memperkuat kualitas soft skills mahasiswa. Program ini mengajarkan bahwa menjadi sarjana tidak cukup hanya dengan gelar dan indeks prestasi tinggi, tetapi juga harus diiringi dengan empati, integritas, dan kemampuan membaca serta menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Upacara penarikan ini bukan hanya menandai berakhirnya masa pengabdian di SDN 118 Buton, tetapi juga menjadi titik awal bagi para mahasiswa untuk kembali ke bangku kuliah dengan semangat baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang realitas sosial. Selanjutnya, mereka akan menjalani fase perkuliahan lanjutan di kampus UMU Buton dengan penguatan mata kuliah soft skill-bagian penting untuk mengintegrasikan pengalaman lapangan ke dalam pembelajaran akademik.

Pelepasan mahasiswa dari lokasi pengabdian ini mengingatkan kita bahwa pendidikan sejati bukan hanya persoalan transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran akan tanggung jawab sosial. Mahasiswa yang pulang dari pengabdian bukan lagi mahasiswa yang sama seperti saat mereka datang. Mereka telah bertumbuh-dalam empati, dalam semangat mengabdi, dan dalam kesadaran bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan-tindakan kecil yang bermakna.

Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari perjalanan besar Universitas Muslim Buton dalam menciptakan lulusan yang unggul, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar kemanusiaan dan nasionalismenya. Dalam semangat “belajar untuk mengabdi”, mahasiswa UMU Buton kini kembali ke kampus dengan hati yang lebih terbuka dan jiwa yang lebih matang, siap menyambung tugas sebagai insan akademik dan pelayan masyarakat.

Editor, Kantor Humas UMU Buton Muhamad Firman Syah
13 Juni 2025

Tags :
Bagikan :