ar
en
id

Bahasa:

UMU BUTON PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1447 H

UMU Buton, 11 September 2025 – Universitas Muslim Buton menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Aula Hotel Mira, Kamis (11/9). Acara berlangsung khidmat mulai pukul 09.40 hingga 11.30 Wita, dihadiri oleh Ketua Yayasan Indonesia Kepulauan Buton Drs. H. Ibrahim Marsela, M.M., Rektor UMU Buton Dr. H. Sudjiton, M.M., para Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan, Kaprodi, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan organisasi mahasiswa.

Penceramah utama, KH. Rasyid Sabirin, M.A., dalam tausiyahnya menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Menurutnya, Maulid bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat cinta umat kepada Nabi Muhammad SAW serta menghidupkan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau ada yang mengatakan Maulid itu bid’ah, perlu dipahami bahwa tidak semua hal baru adalah bid’ah yang tercela. Justru kalau setiap hal baru dianggap bid’ah, maka umat ini tidak akan berkembang. Peringatan Maulid adalah wujud syukur dan cinta kita kepada Rasulullah SAW,” jelas KH. Rasyid Sabirin.

Beliau juga menguraikan bagaimana perjalanan hidup Rasulullah yang sederhana, jauh dari kemewahan, namun penuh dengan keteladanan. Nabi bukanlah pejabat atau orang kaya, tetapi beliau mendapat julukan al-Amin karena kejujuran dan akhlaknya yang mulia.

“Inti dari akhlak Nabi adalah Al-Qur’an. Kalau ingin melihat akhlak Rasulullah, maka lihatlah Al-Qur’an. Itulah yang dijalankan beliau sepanjang hidupnya,” ungkap KH. Rasyid.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan Universitas Muslim Buton. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid kali ini, sekaligus mempererat silaturahmi antara sivitas akademika UMU Buton.

Penulis
Darmin Hasirun.

Tags :
Bagikan :