Universitas Muslim Buton Perkuat Kompetensi Digital Dosen dan Tenaga Kependidikan melalui Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)

Universitas Muslim Buton Perkuat Kompetensi Digital Dosen dan Tenaga Kependidikan melalui Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)

UMU-Online. Perkembangan teknologi digital yang berlangsung secara eksponensial telah mengubah paradigma penyelenggaraan pendidikan tinggi di berbagai belahan dunia. Perguruan tinggi tidak lagi hanya dituntut menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus mampu membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menyadari dinamika tersebut, Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari strategi institusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia menuju tata kelola perguruan tinggi yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada transformasi digital.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 09 Juli 2026 ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan Universitas Muslim Buton melalui skema hybrid, yaitu secara luring di kampus dan daring melalui Zoom Meeting. Model pelaksanaan tersebut menjadi representasi komitmen universitas dalam menyediakan ruang belajar yang inklusif sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagai media kolaborasi dan peningkatan kompetensi bagi seluruh sivitas akademika.

Workshop ini diselenggarakan bukan semata-mata untuk memperkenalkan teknologi Artificial Intelligence, melainkan untuk membangun pemahaman yang komprehensif mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara proporsional, etis, dan bertanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemanfaatan AI diposisikan sebagai instrumen yang memperkuat kapasitas intelektual manusia, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis, kreativitas, maupun integritas akademik yang menjadi fondasi utama pendidikan tinggi.

Dalam konteks pembelajaran, Artificial Intelligence menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas proses akademik. Berbagai aplikasi berbasis AI kini mampu mendukung penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif, penyusunan instrumen asesmen, analisis capaian pembelajaran, hingga personalisasi strategi pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik. Di sisi lain, pemanfaatan AI dalam bidang penelitian membuka peluang untuk mempercepat proses eksplorasi literatur ilmiah, analisis data, penyusunan naskah akademik, serta pengembangan ide penelitian yang lebih komprehensif tanpa mengesampingkan prinsip orisinalitas dan etika publikasi ilmiah.

Tidak hanya pada ranah akademik, Artificial Intelligence juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas tata kelola perguruan tinggi. Digitalisasi proses administrasi, otomasi pengelolaan dokumen, optimalisasi layanan kepada mahasiswa, hingga pengolahan data institusi secara lebih akurat merupakan beberapa contoh implementasi AI yang semakin relevan dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Oleh karena itu, kemampuan memahami dan memanfaatkan AI secara tepat menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki oleh dosen maupun tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital.

Melalui workshop ini, peserta memperoleh penguatan konseptual mengenai perkembangan Artificial Intelligence, prinsip-prinsip penggunaannya dalam lingkungan akademik, serta praktik pemanfaatan berbagai platform AI untuk mendukung pelaksanaan tugas secara efektif dan produktif. Kegiatan dirancang secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi sehingga peserta tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan AI, tetapi juga mampu melakukan refleksi kritis terhadap peluang, tantangan, serta implikasi etis yang menyertainya.

Penyelenggaraan workshop ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Muslim Buton dalam membangun budaya pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) di lingkungan institusi. Transformasi digital tidak hanya memerlukan kesiapan infrastruktur teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang memiliki literasi digital, kemampuan adaptasi, serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, peningkatan kompetensi digital menjadi investasi strategis yang akan menentukan daya saing institusi pada masa mendatang.

Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan komitmen Universitas Muslim Buton dalam mengembangkan tata kelola perguruan tinggi yang selaras dengan arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi nasional. Pemanfaatan Artificial Intelligence dipandang sebagai salah satu katalisator yang mampu meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat efektivitas manajemen institusi, serta mendorong lahirnya inovasi dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence ini, Universitas Muslim Buton menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar adaptasi terhadap perkembangan teknologi, melainkan bagian dari ikhtiar membangun budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang semakin adaptif terhadap inovasi, universitas optimistis mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kontribusinya dalam menghasilkan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.

Tags :
Bagikan :
Pendaftaran Mahasiswa Baru

Pengumuman