BIRO BAHASA DAN PPDU UNIVERSITAS MUSLIM BUTON GELAR RAPAT KOORDINASI MKWI DAN MKWN SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2026/2027

BIRO BAHASA DAN PPDU UNIVERSITAS MUSLIM BUTON GELAR RAPAT KOORDINASI MKWI DAN MKWN

Baubau, 11 Agustus 2026 — Biro Bahasa dan Program Perkuliahan Umum (PPDU) Universitas Muslim Buton UMU Buton, melaksanakan rapat koordinasi bersama para Ketua Program Studi (Kaprodi) di lngkungan Universitas Muslim Buton pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, khususnya terkait pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Nasional (MKWN) dan Mata Kuliah Wajib Institusi (MKWI).

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan seluruh program studi dalam pelaksanaan MKWN dan MKWI pada semester ganjil yang akan datang. Melalui kegiatan ini, Biro Bahasa dan PPDU bersama para Ketua Program Studi membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pembagian tugas dosen, kesiapan perangkat pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta berbagai masukan dan saran untuk mendukung kelancaran proses perkuliahan selama satu semester ke depan.

Dalam rapat tersebut, terdapat tiga pokok pembahasan utama yang menjadi fokus koordinasi bersama.

Pembagian Beban Kerja Dosen dan Penugasan Sesuai Kompetensi

Pokok pembahasan pertama berkaitan dengan pembagian beban kerja dosen, khususnya dosen yang mendapatkan penugasan untuk mengampu Mata Kuliah Wajib Nasional dan Mata Kuliah Wajib Institusi. Pembagian tugas tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, latar belakang keilmuan, serta bidang keahlian masing-masing dosen agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Biro Bahasa dan PPDU telah menyampaikan sekaligus membagikan informasi mengenai jadwal perkuliahan dan penugasan dosen pengampu MKWN dan MKWI kepada para Ketua Program Studi yang hadir. Pembagian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masing-masing program studi dalam melakukan koordinasi internal dan memastikan bahwa dosen yang telah ditugaskan dapat mempersiapkan diri sebelum perkuliahan semester ganjil dimulai.

Penugasan dosen berdasarkan kompetensi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas proses pembelajaran. Dengan adanya kesesuaian antara mata kuliah yang diampu dan kompetensi dosen, diharapkan penyampaian materi kepada mahasiswa dapat berjalan secara lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan oleh institusi.

Selain itu, koordinasi pembagian beban kerja ini juga diharapkan dapat meminimalkan terjadinya tumpang tindih penugasan serta memastikan tersedianya dosen pengampu pada setiap mata kuliah yang telah direncanakan. Dengan demikian, pelaksanaan MKWN dan MKWI pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dapat dipersiapkan secara matang sejak sebelum perkuliahan dimulai.

Kesiapan RPS Berbasis OBE

Pokok pembahasan kedua dalam rapat koordinasi adalah mengenai kesiapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Wajib Nasional dan Mata Kuliah Wajib Institusi yang berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Biro Bahasa dan PPDU menyampaikan pentingnya setiap program studi mempersiapkan dan memastikan ketersediaan RPS yang sesuai dengan prinsip dan format pembelajaran berbasis OBE. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran yang berorientasi pada capaian dan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran.

Dalam hal ini, para Ketua Program Studi diharapkan dapat melakukan koordinasi dengan dosen pengampu MKWN dan MKWI untuk memastikan bahwa RPS yang digunakan telah disusun sesuai dengan ketentuan dan standar RPS berbasis OBE. RPS tersebut diharapkan tidak hanya memuat materi perkuliahan, tetapi juga mampu menggambarkan keterkaitan antara capaian pembelajaran, materi, metode pembelajaran, aktivitas mahasiswa, serta sistem penilaian yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Biro Bahasa dan PPDU juga mengingatkan agar kesiapan RPS dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang direncanakan dimulai pada bulan September 2026. Kesiapan perangkat pembelajaran sejak awal diharapkan dapat membantu dosen dalam melaksanakan perkuliahan secara lebih terencana dan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan capaian yang telah ditetapkan.

Koordinasi mengenai RPS berbasis OBE ini juga menjadi langkah strategis untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan Universitas Muslim Buton. Keseragaman pemahaman mengenai penyusunan dan implementasi RPS berbasis OBE diharapkan dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan MKWN dan MKWI sekaligus mendukung pencapaian standar akademik universitas.

Masukan dan Saran untuk Mendukung Pelaksanaan Perkuliahan

Pokok pembahasan ketiga adalah pembahasan berbagai hal yang dianggap penting, khususnya masukan, saran, dan tanggapan dari para Ketua Program Studi terkait rancangan pelaksanaan MKWN dan MKWI pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Forum koordinasi ini tidak hanya menjadi wadah penyampaian informasi dari Biro Bahasa dan PPDU kepada para Ketua Program Studi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan koordinasi dua arah. Para Ketua Program Studi diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan dan saran yang berkaitan dengan pembagian tugas dosen, jadwal perkuliahan, kesiapan RPS, maupun hal-hal teknis lainnya yang perlu diperhatikan sebelum proses perkuliahan dimulai.

Berbagai masukan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan rancangan pelaksanaan MKWN dan MKWI. Dengan adanya komunikasi antara Biro Bahasa dan PPDU dengan setiap program studi, berbagai potensi kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan perkuliahan dapat diantisipasi sejak awal.

Koordinasi ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan pelaksanaan perkuliahan yang efektif, terarah, dan berkelanjutan. Dukungan dari seluruh Ketua Program Studi diharapkan dapat memperkuat sinergi antarunit dalam memastikan bahwa pelaksanaan MKWN dan MKWI dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan akademik yang berlaku di Universitas Muslim Buton.

Komitmen Bersama Meningkatkan Mutu Pembelajaran

Melalui rapat koordinasi ini, Biro Bahasa dan PPDU bersama seluruh Ketua Program Studi Universitas Muslim Buton berkomitmen untuk mempersiapkan pelaksanaan MKWN dan MKWI secara lebih baik. Pembagian beban kerja dosen berdasarkan kompetensi, kesiapan RPS berbasis OBE, serta koordinasi dan pertukaran masukan menjadi tiga aspek utama yang diharapkan mampu mendukung kelancaran proses pembelajaran pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan koordinasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal dalam memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan mata kuliah wajib institusi dan mata kuliah wajib nasional. Dengan persiapan yang dilakukan sejak sebelum perkuliahan dimulai, diharapkan pelaksanaan pembelajaran pada semester ganjil dapat berjalan secara efektif dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa.

Biro Bahasa dan PPDU Universitas Muslim Buton menyampaikan apresiasi atas kehadiran, partisipasi, serta berbagai masukan yang diberikan oleh para Ketua Program Studi dalam rapat koordinasi tersebut. Sinergi dan komunikasi yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan selama pelaksanaan perkuliahan berlangsung.

Dengan adanya koordinasi yang matang, pembagian tugas yang sesuai kompetensi, serta kesiapan perangkat pembelajaran berbasis OBE, Universitas Muslim Buton optimistis pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Nasional dan Mata Kuliah Wajib Institusi pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dapat berjalan dengan tertib, efektif, dan sesuai dengan standar mutu akademik yang telah ditetapkan.

Tags :
Bagikan :