Universitas Muslim Buton (UMU Buton) kembali menyelenggarakan Leader Forum dalam program Level Up Thursday yang berlangsung di Ballroom Al-Munawwara, Kamis (23/7), pukul 14.30–16.00 WITA. Mengusung tema “Kolaborasi Sharing Knowledge Pimpinan dan Staf UMU Buton: Karakter, Keunikan, dan Diferensiasi UMU Buton”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai identitas institusi, budaya organisasi, serta arah pengembangan Universitas Muslim Buton sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berjiwa entrepreneur.
Leader Forum merupakan agenda pengembangan kapasitas yang mempertemukan pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan dalam satu forum kolaboratif. Melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika diajak untuk membangun kesamaan persepsi mengenai nilai-nilai yang menjadi fondasi Universitas Muslim Buton sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan visi dan misi institusi.
Materi yang disampaikan menekankan bahwa karakter Universitas Muslim Buton dibangun atas empat nilai utama, yaitu berakhlakul karimah, unggul dan inovatif, berjiwa entrepreneur, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keempat karakter tersebut menjadi identitas yang harus tercermin dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola kelembagaan, maupun pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. Dengan karakter yang kuat, UMU Buton diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Dalam forum ini juga dipaparkan bahwa visi Universitas Muslim Buton diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola yang profesional. Nilai-nilai unggul, berakhlakul karimah, dan berjiwa entrepreneurship menjadi dasar dalam membangun budaya akademik sekaligus memperkuat daya saing institusi di tingkat regional maupun nasional.
Selain membahas karakter institusi, Leader Forum mengulas pentingnya membangun budaya organisasi yang sehat melalui penguatan integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan. Budaya tersebut diyakini menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas kepada seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunikan tersendiri, Universitas Muslim Buton menegaskan diferensiasinya melalui konsep Entrepreneur University yang dipadukan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Diferensiasi tersebut diwujudkan melalui kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha, pembelajaran berbasis praktik, serta pengembangan karakter kewirausahaan yang terintegrasi dalam setiap program akademik.
Forum ini juga menyoroti pentingnya mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, menghasilkan inovasi, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kompetensi akademik dipadukan dengan pembentukan kepemimpinan, kemampuan berpikir kreatif, adaptif terhadap perubahan, serta semangat kolaborasi sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Lebih lanjut, konsep Entrepreneur University dipahami bukan sekadar mendorong mahasiswa menjadi wirausaha, melainkan membangun pola pikir inovatif, mandiri, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Pendekatan tersebut diperkuat dengan integrasi nilai-nilai Aswaja sehingga lulusan Universitas Muslim Buton diharapkan memiliki keseimbangan antara kecakapan profesional, akhlakul karimah, serta kepedulian terhadap kemaslahatan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Leader Forum, Universitas Muslim Buton terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya organisasi yang kolaboratif, mempertegas karakter dan diferensiasi institusi, serta meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan UMU Buton sebagai perguruan tinggi yang unggul, berakhlakul karimah, berjiwa entrepreneur, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.






