ar
en
id

Bahasa:

Bupati Buton Selatan Tegaskan Kesiapan Bekerja Sama dengan Alumni Universitas Muslim Buton

UMU Online — Kehadiran Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, S.Sos, pada Wisuda dan Pelantikan Sarjana Universitas Muslim (UMU) Buton Angkatan ke-3 Tahun 2025 menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para wisudawan dan wisudawati. Bupati dalam sambutannya secara tegas menyatakan kesiapan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan untuk bekerja sama dengan alumni UMU Buton dalam berbagai bidang pembangunan daerah.

Wisuda ke-3 Universitas Muslim Buton dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Aula Al Munawarah Kampus UMU Buton, dan berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 hingga 12.30 WITA. Kegiatan ini dihadiri pimpinan LLDIKTI Wilayah X Sultanbatara, jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua wisudawan, serta para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan, termasuk Prof. Dr. K.H. Hanief Saha Gafur, M.A. dan Prof. Nasir Hamzah, S.E., M.Si.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Buton Selatan terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah resmi dikukuhkan oleh Rektor UMU Buton. Ia menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan siap bekerja sama dengan alumni Universitas Muslim Buton. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk bersama membangun daerah, ujar Bupati di hadapan peserta wisuda.

Lebih lanjut, Bupati H. Muhammad Adios menekankan pentingnya daya saing lulusan UMU Buton, baik di tingkat lokal, regional, nasional, hingga go internasional. Menurutnya, persaingan global hanya dapat dihadapi dengan kerja keras, peningkatan kapasitas diri, serta keberanian mengambil peluang.

Selain itu, ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga berani menjadi pencipta lapangan kerja (pengusaha). “Tanpa pengusaha, daerah tidak akan berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pengusaha lokal menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan para lulusan UMU Buton untuk senantiasa memegang teguh falsafah lokal “bholimo karo somanamo lipu”, yang bermakna mendahulukan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi. Nilai ini, menurutnya, harus diiringi dengan sikap hati-hati dalam melangkah, sebagai cerminan akhlak, etika, dan tanggung jawab moral dalam setiap peran yang dijalani.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan akademik harus sejalan dengan integritas dan komitmen untuk memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Buton Selatan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembukaan lapangan kerja sebagai salah satu strategi utama pengentasan kemiskinan. Ia berharap alumni UMU Buton dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan inovasi, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wisuda Angkatan ke-III UMU Buton ini pun menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi terbangunnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Tags :
Bagikan :