UMU Online-Baubau 11 Juli 2024, Dalam rangka menyambut tahun akademik 2024-2025, para pengelola Universitas Muslim Buton mengadakan forum khusus untuk membahas strategi penerimaan mahasiswa baru di Gedung Kedai Coffee UMU Buton. Forum ini dihadiri oleh wakil rektor, dekan, serta kepala bagian dari berbagai fakultas dan program studi.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor membidangi kemahasiswaan Universitas Muslim Buton menyatakan bahwa tantangan dalam penerimaan mahasiswa baru semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan demografi calon mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan adaptif untuk memastikan bahwa Universitas Muslim Buton dapat menjaring calon mahasiswa berkualitas yang sesuai dengan visi dan misi Universitas Muslim Buton.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah pendekatan inovatif dalam promosi dan rekrutmen. Forum menyepakati perlunya memanfaatkan teknologi digital dan media sosial secara optimal untuk menjangkau calon mahasiswa. Hal ini meliputi pembuatan konten kreatif yang informatif dan menarik, kampanye iklan digital yang ditargetkan, serta pemanfaatan platform media sosial untuk interaksi langsung dengan calon mahasiswa.
Selain itu, forum juga menekankan pentingnya memperkuat kerjasama dengan sekolah menengah atas. Program sosialisasi di sekolah-sekolah, pemberian informasi tentang program studi dan fasilitas kampus, serta penyelenggaraan kompetisi dan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah diharapkan dapat meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Buton.
Untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi, forum sepakat untuk meningkatkan program beasiswa KIP dan bantuan beasiswa yayasan. Dengan demikian, diharapkan tidak ada calon mahasiswa yang terhalang oleh kendala finansial dalam mengakses pendidikan tinggi. Program beasiswa ini akan mencakup beasiswa prestasi, beasiswa kurang mampu, serta beasiswa khusus untuk bidang studi tertentu.
Proses seleksi juga menjadi fokus pembahasan. Forum mengusulkan beberapa perubahan dalam sistem seleksi agar lebih transparan, adil, dan efisien. Penerapan teknologi dalam proses seleksi, seperti sistem pendaftaran online dan wawancara berbasis teknologi, diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam seleksi mahasiswa baru.
Tidak kalah penting, forum juga membahas tentang penguatan brand universitas. Dengan citra yang kuat dan positif, universitas Muslim Buton diharapkan dapat menarik perhatian calon mahasiswa baik di tingkat local, regional maupun nasional. Hal ini dapat dicapai melalui peningkatan kualitas akademik, fasilitas kampus yang memadai, serta prestasi universitas di berbagai bidang.
Forum diskusi dan sharing ini diharapkan dapat menghasilkan strategi penerimaan mahasiswa baru yang efektif dan tepat sasaran, sesuai dengan visi dan misi Universitas Muslim Buton. Wakil Rektor menutup forum dengan menyatakan keyakinannya bahwa melalui kerjasama dan komitmen bersama, universitas Muslim Buton akan mampu mencapai target penerimaan mahasiswa baru yang diharapkan TA 2024-2025 apalagi dengan dukungan kelas pengembangan.
Editor, Kantor Humas UMU Buton, Muhamad Firman Syah
