ar
en
id

Bahasa:

LEADER FORUM KAMISAN: DISIPLIN KERJA DAN EVALUASI MINGGUAN

Ballroom Al-Munawwarah, UMU Buton – Kamis, 23 Oktober 2025 Universitas Muslim Buton kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya kepemimpinan dan profesionalisme aparatur kampus melalui pelaksanaan Leader Forum (LF) edisi Kamisan. Forum yang digelar di Ballroom Al-Munawwarah ini menjadi bagian terakhir dari rangkaian program Level Up Tuesday 23 Oktober 2025 (Kamisan), sekaligus momentum reflektif bagi seluruh pegawai untuk meneguhkan semangat disiplin, tanggung jawab, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas-tugas akademik maupun non-akademik.

Dengan mengusung tema “Disiplin Kerja Pegawai dan Evaluasi Mingguan Tugas-tugas Akademik dan Non Akademik,” kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 15.30–16.00 WITA ini menghadirkan Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton, Bapak Drs. H. Ibrahim Marsela, MM, sebagai pemateri utama. Kegiatan dipandu oleh Dr. Laode Rasmin, yang selama ini dikenal sebagai inisiator dan penggerak program Leader Forum Kamisan.

Leader Forum Kamisan bukan sekadar rapat rutin, melainkan wadah pembelajaran bersama yang menumbuhkan kesadaran menjalankan tugas kepemimpinan kolaboratif dan semangat pelayanan prima. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara eleman kampus (seluruh pegawai), tempat di mana masalah operasional, tantangan koordinasi, serta capaian kerja dibahas secara terbuka dan solutif.

Dalam sambutannya, Dr. Laode Rasmin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan “ruang pembelajaran kepemimpin dari dalam”, di mana setiap individu didorong untuk tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memimpin dirinya sendiri. “Disiplin bukanlah beban, tetapi bentuk kecintaan terhadap tanggung jawab setiap insan akademik UMU Buton,” ujarnya dengan tegas.

Sebagai pemateri utama, Drs. H. Ibrahim Marsela, MM, menyampaikan materi yang menekankan pentingnya disiplin kerja sebagai pondasi profesionalisme. Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh pegawai untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas dan ketepatan waktu.

“Disiplin adalah pintu dari semua keberhasilan. Tanpa disiplin, visi sebesar apa pun hanya akan menjadi wacana. UMU Buton harus tumbuh dengan budaya kerja yang berkarakter, tangguh, dan penuh integritas,” tutur beliau di hadapan para peserta.

Beliau juga menegaskan bahwa evaluasi mingguan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sarana untuk menumbuhkan tanggung jawab personal dan kolektif. “Kita harus berani menilai diri, memperbaiki yang kurang, dan memperkuat yang sudah baik. Hanya dengan cara itu lembaga ini akan terus naik level,” tambahnya.

Pelaksanaan Leader Forum kali ini menjadi penutup dari seri kegiatan Level Up Tuesday Kamisan untuk minggu ini, sebuah program pembinaan pegawai yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, Kolaborasi dan sinergitas serta inovasi, dan kedisiplinan kerja di lingkungan UMU Buton. Leader Forum Kamisan menjadi wadah refleksi, evaluasi, dan penyelarasan strategi kerja.

Dengan pendekatan dua arah ini, UMU Buton membangun pola komunikasi organisasi yang dinamis-menghubungkan ide, aspirasi, dan tanggung jawab antarunit kerja secara harmonis. Melalui forum ini pula, berbagai kendala dan hambatan yang selama ini terjebak dalam “titik macet” koordinasi dapat segera ditemukan solusinya secara kolaboratif.

Dalam suasana hangat, peserta Leader Forum terdiri atas pegawai UMU Buton yang sempat  hadir, baik tenaga kependidikan maupun tenaga penunjang akademik. Forum ini diisi dengan sesi evaluasi singkat mengenai pelaksanaan tugas mingguan, berbagi praktik baik (best practice), serta diskusi terbuka untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.

Forum ini diharapkan kedepan dapat  mencerminkan budaya kerja yang terbuka, adaptif, dan partisipatif. Tidak ada jarak antara pimpinan dan staf; yang ada hanyalah semangat untuk maju bersama. “Setiap ide dan masukan dari pegawai adalah energi bagi kemajuan institusi,” ungkap Dr. Laode Rasmin dalam penutup sesinya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat slogan “Mulai Kecil, Bermimpi Besar!” yang menjadi ruh utama program Level Up. Pesan sederhana namun bermakna ini menegaskan bahwa setiap perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil, dari niat yang konsisten, dan dari kedisiplinan menjalankan tanggung jawab harian.

Di akhir acara, Ketua Yayasan kembali menekankan bahwa disiplin bukan hanya soal kehadiran dan waktu kerja, tetapi mencakup integritas dalam melaksanakan amanah, ketepatan dalam melapor, serta kepekaan terhadap kebutuhan institusi. Beliau mengajak seluruh pegawai untuk terus belajar dan berinovasi di tengah perubahan zaman yang cepat.

“UMU Buton tidak boleh berjalan di tempat. Kita harus tumbuh, beradaptasi, dan berlari menuju keunggulan. Itulah esensi dari Leadership Excellence,” pesan beliau penuh makna.

Dengan berakhirnya sesi Leader Forum Kamisan minggu ini, bukan berarti semangatnya berakhir. Justru dari forum ini tumbuh tekad yang lebih kuat untuk menjadikan disiplin, evaluasi, dan sinergi sebagai DNA sejati organisasi UMU Buton. Nilai-nilai yang ditanamkan tidak berhenti di ruang forum, tetapi mengalir dalam setiap tindakan, keputusan, dan langkah kerja seluruh pegawai. Inilah bukti bahwa Leader Forum bukan sekadar kegiatan, melainkan gerakan budaya kerja yang menumbuhkan karakter unggul dan komitmen bersama menuju kemajuan UMU Buton.

UMU Buton kini tengah bertransformasi dalam keterbatasannya menuju kampus yang tidak hanya kompotitif dalam akademik, tetapi juga tangguh secara kelembagaan dan solid dalam kepemimpinan. Leader Forum menjadi simbol nyata bahwa perubahan bukan sekadar slogan, melainkan gerak bersama dari seluruh unsur kampus untuk membangun masa depan yang lebih maju dan bermartabat.

Dengan semangat “Mulai Kecil, Bermimpi Besar!” dan tagline “ Leader Forum: Leadership Excellence!”, UMU Buton menegaskan arah barunya-menjadi institusi pendidikan tinggi yang berintegritas, berdaya saing, dan berkarakter Islami.

 

Editor UMU Buton, Muh Adil

Tags :
Bagikan :