UMU Online – Senin, 16 Juni 2025, Baubau Suasana penuh semangat dan rasa syukur menyelimuti lingkungan PT Indofood Cabang Baubau, saat Universitas Muslim Buton (UMU Buton) secara resmi melakukan prosesi penarikan mahasiswa Program Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KSMT-MBKM) Angkatan ke-3 yang telah menyelesaikan tugas magang di institusi dunia usaha, Senin, 16 Juni 2025.
Selama dua bulan, mahasiswa UMU Buton telah ditempa secara langsung di lingkungan kerja profesional dalam salah satu perusahaan multinasional terbesar di Indonesia. Dengan tema “Program Magang pada Dunia Usaha”, mahasiswa tidak hanya menyerap pengetahuan praktis di lapangan, tetapi juga mengembangkan sikap profesional, keterampilan teknis, dan karakter kepemimpinan dalam ekosistem bisnis yang kompetitif dan dinamis.
Program ini menjadi bagian integral dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka, di mana mahasiswa diberikan ruang untuk belajar langsung dari dunia usaha dan industri, memperluas perspektif akademiknya, dan mengaplikasikan teori-teori yang selama ini mereka pelajari ke dalam konteks nyata.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yusman Sutoyo, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengalaman ini adalah investasi berharga yang akan memengaruhi cara pandang mahasiswa terhadap karier, etos kerja, dan makna kontribusi dalam dunia profesional.
“Di Indofood, kalian tidak hanya bekerja, tetapi belajar tentang kedisiplinan, ketepatan waktu, kerja tim, dan sistem manajemen yang kompleks. Semua itu membentuk karakter profesional yang akan menjadi modal penting dalam membangun masa depan,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Beliau juga menambahkan bahwa magang bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan batu loncatan untuk mahasiswa menjadi insan profesional yang siap menghadapi tantangan industri global. Dengan nilai-nilai Aswaja yang ditanamkan di UMU Buton—kejujuran, integritas, dan tanggung jawab—mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan di sektor bisnis dan ekonomi ke depan.
Perwakilan pamong dari PT Indofood Cabang Baubau, yang selama dua bulan membimbing mahasiswa secara langsung, juga memberikan sambutan yang menggugah. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa UMU Buton memberikan warna baru dalam dinamika kerja sehari-hari di perusahaan. Mereka tidak hanya menjalankan tugas-tugas administratif, tetapi juga terlibat aktif dalam proyek, observasi rantai distribusi, dan bahkan penguatan manajemen pemasaran.
“Kami melihat potensi besar dari generasi muda ini. Mereka antusias, cepat belajar, dan mampu beradaptasi dengan ritme kerja perusahaan. Kami tidak sekadar membimbing mereka, kami justru juga mendapatkan ide-ide segar dari mereka,” ujarnya penuh apresiasi.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha seperti ini harus terus dibangun dan diperluas. Dunia industri membutuhkan talenta yang tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga siap secara mental, terlatih secara teknis, dan beretika secara profesional—dan mahasiswa UMU Buton menunjukkan tanda-tanda itu dengan jelas.
Program KSMT-MBKM Magang Dunia Usaha menjadi jembatan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja nyata. Mahasiswa tidak hanya belajar tentang sistem produksi, manajemen operasional, pemasaran, dan logistik, tetapi juga merasakan langsung tekanan, target, dan dinamika komunikasi di dalam tim profesional.
UMU Buton meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang membumi dan relevan. Oleh karena itu, melalui program ini, mahasiswa dilatih tidak hanya untuk bekerja dengan kepala, tetapi juga dengan hati—dengan komitmen dan tanggung jawab.
Ke depan, mahasiswa akan kembali ke kampus untuk menyelesaikan fase penguatan soft skill selama dua bulan, dengan fokus pada materi-materi seperti:
a) Kepemimpinan dan etika kerja,
b) Komunikasi efektif,
c) Kolaborasi dan pemecahan masalah,
d) Literasi digital,
e) Dan penguatan integritas personal dalam dunia profesional.
Penarikan ini bukan hanya seremoni administratif, tetapi simbol transisi mahasiswa dari fase belajar menuju fase kontribusi. Mereka tidak lagi hanya mempelajari dunia usaha dari buku, tetapi telah menjadi bagian darinya. Kini, saatnya mereka kembali, membawa nilai-nilai, pengalaman, dan keterampilan itu untuk dibagikan, dikembangkan, dan dijadikan bekal menuju tantangan karier berikutnya.
Sebagai pengingat spiritual, ayat Al-Qur’an menjadi penyemangat dan penyejuk dalam setiap proses belajar dan mengabdi:“Wa mā taf‘alū min khairin fa innallāha bihi ‘alīm”“Apa pun kebaikan yang kamu kerjakan, sungguh Allah Maha Mengetahuinya.” (QS Al-Baqarah: 215)
Universitas Muslim Buton menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT Indofood Cabang Baubau, manajemen, staf, dan seluruh pamong yang telah memberikan ruang dan bimbingan kepada mahasiswa selama masa magang. Sinergi antara kampus dan perusahaan seperti ini adalah kunci untuk mencetak SDM unggul yang adaptif dan tangguh di era global.
UMU Buton percaya bahwa mahasiswa bukan hanya pencari ilmu, tetapi juga pembawa nilai. Mereka kini siap menjadi wajah baru profesional muda Indonesia—yang cerdas, berintegritas, dan siap membawa perubahan melalui karya dan pengabdian di dunia usaha.
Editor, Kantor Humas Universitas Muslim Buton Muhamad Firman Syah
16 Juni 2025
