ar
en
id

Bahasa:

MANAJEMEN WAKTU DAN MENTALITAS SUKSES PENGUSAHA

Entrepreneur Wanted (EW): Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa Melalui Level Up Tuesday Kamisan

UMU Online-Baubau, 9 Oktober 2025 Universitas Muslim Buton kembali mempertegas komitmennya dalam membentuk generasi muda yang kreatif, tangguh, dan berjiwa wirausaha melalui kegiatan Entrepreneur Wanted, yang kali ini mengusung tema “Manajemen Waktu dan Mentalitas Sukses Pengusaha”. Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan pada Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Ballroom Al-Munawwarah UMU Buton, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WITA, dengan menghadirkan Rektor Universitas Muslim Buton, Dr. H. Sujiton, sebagai pemateri utama.

Kegiatan Entrepreneur Wanted merupakan salah satu implementasi dari program rutin Level Up Tuesday Kamisan, sebuah inisiatif pengembangan diri yang diinisiasi oleh Direktorat Indonesia Buton Institute. Program ini berfokus pada peningkatan soft skills, literasi kewirausahaan, dan mentalitas unggul bagi mahasiswa UMU Buton agar siap bersaing di dunia kerja maupun dunia bisnis.

Acara dimulai dengan pembukaan yang hangat dan penuh semangat oleh Direktur IBI UMU Buton, yang juga bertindak sebagai moderator kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Entrepreneur Wanted bukan sekadar forum ceramah, tetapi merupakan ruang belajar dan berbagi pengalaman antara praktisi dan mahasiswa, untuk menumbuhkan pola pikir (mindset) wirausaha yang positif dan realistis.

“Entrepreneur Wanted adalah wadah untuk belajar keberanian, bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal bagaimana mengelola waktu, membangun mental kuat, dan mengubah tantangan menjadi peluang,” ujarnya.

Dalam sesi utama, Dr. H. Sujiton menyampaikan materi dengan gaya komunikatif dan inspiratif yang berhasil memikat perhatian seluruh peserta. Ia membuka paparannya dengan kalimat motivatif, “Sukses tidak selalu menunggu modal besar, tapi menunggu niat yang kuat dan waktu yang dikelola dengan bijak.”

Beliau menjelaskan bahwa manajemen waktu adalah pondasi utama bagi setiap pengusaha sukses. Tanpa disiplin dalam mengatur waktu, potensi dan ide besar tidak akan berkembang optimal. Dr. Sujiton menekankan pentingnya menetapkan prioritas, menghindari penundaan, serta membangun rutinitas produktif sejak dini.

“Mahasiswa harus belajar mengelola waktu seperti pengusaha mengelola modal. Waktu yang hilang tidak bisa dibeli kembali, tapi waktu yang dimanfaatkan dengan baik bisa menghasilkan nilai yang besar,” tegasnya.

Selain aspek pengelolaan waktu, beliau juga membahas tentang mentalitas sukses yang harus dimiliki seorang pengusaha muda. Menurutnya, keberanian mengambil risiko, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta ketekunan dalam menghadapi kegagalan merupakan ciri utama entrepreneur sejati. Ia mengingatkan bahwa banyak pengusaha gagal bukan karena ide yang buruk, tetapi karena mudah menyerah sebelum mencapai hasil.

“Kegagalan bukan akhir, melainkan pelajaran untuk melangkah lebih matang. Mental tangguh harus diasah sejak bangku kuliah,” tambah beliau.

Selama sesi berlangsung, suasana kegiatan terasa interaktif dan inspiratif. Para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber. Banyak pertanyaan menarik muncul, mulai dari bagaimana mengatur waktu di tengah kesibukan kuliah hingga bagaimana memulai bisnis dengan modal kecil. Rektor UMU Buton menjawab dengan lugas dan membumi, disertai contoh nyata dari pengalaman pribadi dan tokoh-tokoh sukses dunia bisnis.

Dalam bagian diskusi, Dr. Sujiton juga menyinggung pentingnya spiritual mindset dalam dunia kewirausahaan. Ia menekankan bahwa dalam perspektif Islam, bekerja keras, jujur, dan berkomitmen adalah bagian dari ibadah. Oleh karena itu, mahasiswa yang berwirausaha tidak hanya mencari keuntungan materi, tetapi juga nilai keberkahan dan kemanfaatan bagi sesama.

“Jadilah pengusaha yang berkarakter Aswaja  bekerja keras, berbagi manfaat, dan menjadikan usaha sebagai jalan ibadah,” pesannya penuh makna.

Kegiatan Entrepreneur Wanted kali ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMU Buton. Para peserta tampak antusias dan terinspirasi mengikuti seluruh rangkaian acara. Di sela kegiatan, panitia juga menampilkan tayangan singkat “EW Motivation Clips” berisi kisah sukses pengusaha muda lokal yang memulai usaha dari nol, selaras dengan slogan EW kali ini:

“Mulai Kecil, Bermimpi Besar! Bijak Mengelola Uang Hari Ini.”

Selain memberikan wawasan kewirausahaan, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan keuletan dalam diri mahasiswa. Melalui program Entrepreneur Wanted, mahasiswa diajak untuk tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga menyiapkan diri menghadapi realitas dunia usaha yang menuntut kreativitas, inovasi, serta ketahanan mental.

Menutup kegiatan, Direktur IBI menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemateri atas partisipasi aktif mereka. Ia menegaskan bahwa kegiatan Entrepreneur Wanted akan terus berlanjut dengan tema-tema menarik setiap minggunya, sebagai bagian dari pembentukan entrepreneurial ecosystem di UMU Buton.

“Kami ingin mencetak mahasiswa yang tidak hanya pintar berpikir, tapi juga siap berkarya dan menciptakan lapangan kerja. Entrepreneur Wanted adalah gerakan menuju kemandirian dan kemajuan,” tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Rektor, panitia, dan seluruh peserta yang hadir, diiringi suasana penuh semangat dan motivasi. Wajah-wajah mahasiswa memancarkan optimisme baru, membawa pesan bahwa kesuksesan bukanlah milik mereka yang menunggu, tetapi milik mereka yang berani memulai, mengatur waktu, dan bekerja dengan mental juang yang kuat.

Dengan semangat “Level Up Tuesday Kamisan”, Universitas Muslim Buton melalui Indonesia Buton Institute terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter unggul dan berjiwa entrepreneur. Melalui Entrepreneur Wanted, UMU Buton menegaskan perannya sebagai kampus yang melahirkan generasi muda kreatif, berintegritas, dan siap menjadi penggerak ekonomi bangsa.

Editor UMU Buton, Muh Adil

Tags :
Bagikan :