PERSIAPAN MENUJU PRODI UNGGUL, UMU BUTON GELAR LEADER FORUM PENGEMBANGAN PGSD 2026–2030

PERSIAPAN MENUJU PRODI UNGGUL, UMU BUTON GELAR LEADER FORUM PENGEMBANGAN PGSD 2026–2030

BAUBAU – Universitas Muslim Buton (UMU Buton) kembali menggelar agenda mingguan Leader Forum – Program Level Up Thursday dengan mengangkat tema “Bincang Akademik dan Non-Akademik Bersama Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)”, Kamis, 10 September 2026. Kegiatan berlangsung di Ballroom Al-Munawwara UMU Buton dan menjadi forum strategis untuk membahas arah pengembangan Program Studi PGSD periode 2026–2030.

Forum tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Wakil Rektor I, para kepala lembaga, kepala biro, dekan, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UMU Buton. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan sivitas akademika menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola dan peningkatan mutu program studi.

Ketua Program Studi PGSD UMU Buton, Siti Hermayanti Kaif, http://S.Pd., http://M.Pd., hadir sebagai narasumber utama untuk memaparkan Program Kerja dan Roadmap Pengembangan PGSD 2026–2030. Roadmap tersebut dirancang sebagai arah strategis untuk membangun PGSD yang unggul, adaptif, kolaboratif, berkarakter, serta memiliki daya saing.

Dalam pemaparannya, Siti Hermayanti Kaif menekankan bahwa pengembangan program studi harus dilaksanakan secara terarah, terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh sivitas akademika.

Roadmap PGSD 2026–2030 mencakup delapan fokus utama. Pertama, pengembangan akademik melalui pembaruan kurikulum berbasis OBE, penyegaran RPS dan perangkat pembelajaran, serta penguatan pembelajaran inovatif berbasis project-based learning dan student-centered learning.

Kedua, pengembangan non-akademik melalui penguatan organisasi mahasiswa, internalisasi nilai keislaman dan akhlakul karimah, kewirausahaan digital, serta pelestarian seni dan kearifan lokal. Ketiga, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui Research Club, pelatihan karya ilmiah, dan peningkatan prestasi mahasiswa.

Keempat, praktik lapangan dan kemitraan sekolah melalui penguatan PLP, perluasan jaringan sekolah mitra SD/MI, dan pelaksanaan teaching clinic. Kelima, penguatan karakter dan organisasi mahasiswa melalui character building, kegiatan sosial, serta program literasi sekolah.

Keenam, pengembangan karier dan alumni melalui tracer study dan penguatan jaringan alumni. Ketujuh, penjaminan mutu melalui monitoring pembelajaran, survei kepuasan, audit mutu internal, dan persiapan dokumen akreditasi. Kedelapan, pengembangan dosen dan SDM melalui peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kolaborasi pengabdian kepada masyarakat.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dan diwarnai berbagai masukan konstruktif dari pimpinan dan dosen. Wakil Rektor I UMU Buton turut memberikan arahan dan penguatan agar roadmap tersebut tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi menjadi landasan kerja bersama yang diwujudkan melalui program nyata dan terukur.

Melalui Leader Forum ini, UMU Buton menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang kolaboratif dan berorientasi pada mutu. Pengembangan PGSD 2026–2030 diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan sinergi pimpinan, dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra sekolah, PGSD UMU Buton diarahkan untuk terus “Level Up” menuju program studi yang unggul dan berdaya saing.

Tags :
Bagikan :