ar
en
id

Bahasa:

PROGRAM ENTREPRENEUR WANTED (PEW): ENTREPRENEUR MUDA, MASA DEPAN DAERAH

UMU Online-Universitas Muslim Buton kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui pelaksanaan Program Entrepreneur Wanted dengan tema “Posisi Perindag Kota Baubau terhadap Bangkitnya Entrepreneur Muda”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di Ballroom Al-Munawwara UMU Buton, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dengan antusiasme yang tinggi.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Baubau sebagai narasumber utama, yang secara langsung membagikan pandangan strategis pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Program ini diselenggarakan oleh Indonesia Buton Institute (IBI) UMU Buton sebagai bagian dari upaya sistematis kampus dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

Sejak pagi hari, suasana Ballroom Al-Munawwara tampak hidup dan penuh semangat. Mahasiswa hadir dengan rasa ingin tahu yang tinggi, membawa harapan untuk mendapatkan motivasi, pengetahuan, serta gambaran nyata tentang dunia usaha yang sesungguhnya. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum seminar, tetapi ruang pertemuan ide, mimpi, dan keberanian untuk memulai langkah baru dalam dunia kewirausahaan.

Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Baubau menegaskan bahwa kebangkitan entrepreneur muda menjadi salah satu kunci penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun sektor usaha dan industri. Peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sangat dibutuhkan untuk menghadirkan ide-ide segar, inovasi produk, serta keberanian dalam melihat peluang-peluang baru yang lahir dari potensi lokal.

Ia menjelaskan bahwa Kota Baubau memiliki peluang besar dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri kreatif, kuliner, pengolahan hasil laut, hingga produk berbasis kearifan lokal. Semua peluang tersebut akan terbuka lebar jika anak-anak muda berani memulai, berani belajar dari kegagalan, dan terus membangun kapasitas diri. Pemerintah daerah, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, siap menjadi mitra bagi para entrepreneur muda dengan berbagai program pendampingan, pelatihan, serta akses terhadap jejaring usaha.

Lebih jauh, narasumber juga menekankan bahwa menjadi pengusaha bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga membangun karakter, kejujuran, ketekunan, serta tanggung jawab sosial. Wirausaha muda harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Usaha yang dibangun tidak hanya harus menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa UMU Buton mengikuti isi materi dengan penuh perhatian. Banyak dari mereka yang terinspirasi oleh kisah-kisah nyata perjalanan usaha, tantangan di lapangan, serta proses jatuh bangun yang harus dilalui sebelum mencapai titik keberhasilan. Penyampaian yang lugas dan membumi membuat mahasiswa merasa lebih dekat dengan realitas dunia usaha yang sesungguhnya, bukan sekadar teori di ruang kelas.

Program Entrepreneur Wanted ini dirancang bukan hanya untuk memberikan motivasi sesaat, tetapi untuk menanamkan pola pikir wirausaha yang berkelanjutan. Mahasiswa diajak untuk berani bermimpi besar, namun tetap memulai dari langkah-langkah kecil yang nyata. Keberanian memulai, kemauan belajar, dan konsistensi dalam berproses menjadi pesan utama yang terus ditekankan sepanjang kegiatan.

Direktur Indonesia Buton Institute UMU Buton dalam keterangannya menyampaikan bahwa Entrepreneur Wanted adalah bagian dari program strategis kampus dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan di lingkungan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada dunia usaha, tetapi juga didorong untuk mengenali potensi diri, potensi daerah, dan peluang pasar yang dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa UMU Buton ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, tetapi mampu menciptakan peluang kerja baru bagi dirinya sendiri dan orang lain. Inilah makna besar dari pendidikan kewirausahaan yang terus diperkuat di UMU Buton, yaitu membangun generasi mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini juga membuka ruang dialog yang hidup antara mahasiswa dan narasumber. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari cara memulai usaha dari nol, strategi menghadapi kegagalan, hingga tips membangun jaringan dan menjaga konsistensi usaha. Semua pertanyaan dijawab dengan jujur dan terbuka, sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran yang utuh bahwa dunia usaha memang penuh tantangan, tetapi juga penuh peluang bagi mereka yang berani berjuang.

Antusiasme mahasiswa hingga akhir kegiatan menjadi bukti bahwa semangat berwirausaha mulai tumbuh kuat di lingkungan UMU Buton. Banyak mahasiswa yang menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka pola pikir mereka tentang pentingnya berani memulai lebih awal, tidak menunggu sempurna, dan terus belajar dari pengalaman.

Melalui Program Entrepreneur Wanted ini, UMU Buton kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Sinergi antara kampus, pemerintah daerah, dan mahasiswa diharapkan menjadi kekuatan besar dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang sehat dan produktif di Kota Baubau dan wilayah sekitarnya.

Kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari proses panjang pembinaan entrepreneur muda di UMU Buton. Dari ruang Ballroom Al-Munawwara, semangat baru telah ditanamkan. Semangat untuk berani bermimpi, berani memulai, dan berani bertumbuh bersama usaha yang dirintis dengan kerja keras, kejujuran, dan visi yang jelas. UMU Buton terus melangkah, menyiapkan generasi pengusaha muda yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa manfaat bagi daerah, bangsa, dan masa depan Indonesia.

Tags :
Bagikan :