UMU Online-Universitas Muslim Buton kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan English Tutorial Program bagi Pegawai UMU Buton yang berlangsung pada Kamis, 04 Desember 2025, di Ballroom Al-Munawwarah UMU Buton. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja dan menghadirkan Nurhayati, S.S., M.Hum sebagai pemateri dengan fokus pembahasan pada Keterampilan Berbicara II dengan tema Prestasi Akademik Singkat.
Pelaksanaan ETP ini menjadi bagian penting dari strategi penguatan kapasitas pegawai dalam menghadapi tantangan layanan kampus modern yang semakin menuntut kemampuan komunikasi, termasuk penguasaan bahasa asing. Di tengah dinamika perguruan tinggi yang terus bergerak cepat, kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris tidak lagi dipandang sebagai keahlian tambahan, melainkan sebagai kebutuhan dasar yang mendukung profesionalisme kerja, khususnya dalam pelayanan akademik, administrasi, dan interaksi kelembagaan dengan mitra eksternal.
Kegiatan dimulai dengan suasana yang penuh antusiasme. Para peserta hadir dengan semangat belajar yang tinggi, menyadari bahwa peningkatan kualitas diri adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai bagian dari institusi pendidikan. Dalam suasana yang hangat dan partisipatif, ETP menjadi ruang aman bagi pegawai untuk belajar, mencoba, berlatih, dan tumbuh bersama tanpa rasa takut salah. Semangat “Mulai Kecil, Bermimpi Besar” terasa nyata dalam setiap interaksi yang terjadi di dalam ruangan.
Dalam pemaparannya, Nurhayati, S.S., M.Hum menekankan bahwa keterampilan berbicara dalam bahasa Inggris bukan semata soal kelancaran menyusun kata, tetapi juga tentang keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan pesan secara ringkas, jelas, dan bermakna. Melalui materi “Prestasi Akademik Singkat”, peserta diajak untuk mempraktikkan bagaimana memperkenalkan diri, unit kerja, serta capaian akademik atau profesional secara singkat namun meyakinkan dalam bahasa Inggris. Latihan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pegawai UMU Buton yang kian sering terlibat dalam aktivitas kelembagaan, pelayanan publik, serta komunikasi lintas institusi.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi, praktik berbicara, dan umpan balik. Di sinilah nilai utama ETP terasa kuat, yaitu menghadirkan pembelajaran yang membumi, sederhana, dan langsung bisa diterapkan dalam konteks kerja sehari-hari. Banyak peserta yang awalnya ragu untuk berbicara akhirnya mulai berani mencoba, meski dengan kalimat-kalimat sederhana. Proses ini menjadi simbol penting bahwa peningkatan kapasitas tidak menuntut kesempurnaan di awal, tetapi keberanian untuk memulai.
ETP Pegawai ini juga menjadi cerminan keseriusan UMU Buton dalam membangun budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh unsur civitas akademika, tidak hanya bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi tenaga kependidikan. Dalam ekosistem kampus, pegawai memegang peran strategis sebagai garda depan layanan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pegawai melalui program seperti ETP menjadi investasi jangka panjang bagi mutu layanan institusi secara keseluruhan.
Lebih dari sekadar pelatihan bahasa, ETP menjadi ruang pembentukan karakter profesional. Di dalamnya tertanam nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan kemauan untuk terus berkembang. Pegawai diajak untuk keluar dari zona nyaman, berdamai dengan keterbatasan diri, dan secara bertahap membangun kemampuan baru yang relevan dengan tuntutan zaman. Inilah makna mendalam dari slogan “Bahasa Unggul, Layanan Hebat”, bahwa kualitas layanan tidak akan pernah melampaui kualitas manusia yang menjalankannya.
Pelaksanaan ETP ini juga sejalan dengan arah besar pengembangan UMU Buton sebagai perguruan tinggi yang adaptif, terbuka, dan siap berjejaring di tingkat yang lebih luas. Di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi jembatan penting untuk membuka akses kerja sama, pertukaran gagasan, dan penguatan reputasi institusi. Dengan membekali pegawai kemampuan dasar komunikasi internasional, UMU Buton sedang menyiapkan fondasi penting bagi lompatan kualitas di masa yang akan datang.
Antusiasme peserta terlihat hingga akhir kegiatan. Banyak di antara mereka yang menyampaikan bahwa ETP tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kembali rasa percaya diri untuk terus belajar. Suasana kebersamaan yang terbangun selama kegiatan memperkuat keyakinan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dikerjakan secara konsisten.
Melalui pelaksanaan ETP Pegawai ini, UMU Buton menegaskan bahwa transformasi institusi tidak hanya ditopang oleh kebijakan dan program besar, tetapi juga oleh proses-proses pembelajaran sederhana yang menyentuh langsung manusia di dalamnya. Dari ruang pelatihan yang sederhana, lahir harapan besar tentang masa depan layanan kampus yang lebih profesional, ramah, dan berkelas.
ETP bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan gerakan budaya belajar yang terus tumbuh. Dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya, dari satu keberanian kecil untuk berbicara ke keberanian-keberanian berikutnya yang lebih besar. Di sanalah makna sejati ETP UMU Buton bersemayam, yaitu menyiapkan insan kampus yang tidak hanya cakap bekerja, tetapi juga siap menyapa dunia dengan percaya diri.






