ar
en
id

Bahasa:

UMU BUTON DORONG RISET BERKUALITAS DAN BERDAMPAK

UMU Online-Baubau, 15 Juli 2025 UMU Buton terus meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu dan relevansi akademik melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Kebijakan, Monitoring dan Evaluasi (Monev), serta Panduan Penelitian di Aula UMU Buton.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UMU Buton, Dr. H. Sujiton, yang dalam sambutannya menekankan bahwa kualitas pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari kelulusan mahasiswa, tetapi juga dari kemampuan universitas menghasilkan penelitian bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa riset merupakan salah satu pilar utama dalam tridharma perguruan tinggi yang harus mendapat perhatian serius. Dengan landasan itu, sosialisasi kebijakan, instrumen monitoring evaluasi, dan panduan penulisan proposal penelitian menjadi kebutuhan strategis agar seluruh unsur civitas akademika memiliki persepsi yang sama, komitmen yang sejalan, dan kompetensi yang memadai untuk melaksanakan penelitian yang terarah dan bermutu.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Aset, ICT dan Sumber Daya, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, seluruh Dekan Fakultas, dan para Ketua Program Studi di lingkungan UMU Buton. Kehadiran pimpinan universitas dan para pengelola program studi menunjukkan bahwa penguatan mutu akademik tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus menjadi kerja kolektif yang terencana dan terintegrasi. Sosialisasi ini memberikan penjelasan menyeluruh tentang arah kebijakan penelitian di UMU Buton yang menekankan pentingnya relevansi topik riset terhadap kebutuhan lokal maupun pengembangan ilmu pengetahuan global. Selain itu, sesi tentang instrumen monitoring dan evaluasi diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan penelitian serta membantu dosen dan program studi memenuhi standar pelaporan yang lebih baik.

Panduan penulisan proposal penelitian dan laporan hasil penelitian juga menjadi sorotan penting. Penjelasan yang detail dan praktis tentang format, substansi, dan standar akademik membantu dosen merancang proposal yang kompetitif untuk pendanaan internal maupun eksternal. Dengan adanya standar bersama, UMU Buton ingin memastikan agar kualitas penelitian meningkat secara sistemik, bukan hanya sekadar formalitas pelaporan.

Dalam konteks yang lebih luas, Rektor menekankan bahwa penguatan penelitian di kampus memiliki implikasi langsung terhadap kualitas pembelajaran, khususnya bagi mahasiswa semester 4 hingga 6 pada tahun 2025. Di fase itulah mahasiswa mulai terlibat lebih serius dalam mata kuliah yang memerlukan pendekatan riset, tugas akhir, atau program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) seperti magang, proyek riset, dan pengabdian masyarakat. Program-program kampus yang berdampak untuk mahasiswa di tingkat menengah ini mencakup pembimbingan intensif penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), peningkatan akses terhadap fasilitas perpustakaan digital dan jurnal ilmiah, hingga pendampingan metodologi riset oleh dosen pembimbing.

Selain itu, kampus juga mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan Monev internal sebagai bentuk pelatihan dini untuk memahami pentingnya evaluasi capaian pembelajaran dan penelitian. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan fakultas dan program studi dapat merancang kurikulum dan kegiatan akademik yang lebih kontekstual dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa semester 4–6, sehingga mereka tidak hanya belajar secara teoretis tetapi juga memiliki pengalaman penelitian dan pemecahan masalah nyata.

UMU Buton melihat penguatan penelitian bukan sebagai tugas individu dosen semata, melainkan sebagai proses kolektif yang melibatkan mahasiswa sebagai mitra pembelajar. Dengan demikian, sosialisasi kebijakan, monitoring evaluasi, dan panduan penelitian ini menjadi pondasi bagi terbentuknya budaya akademik yang lebih kuat, terbuka, dan produktif. Pada akhirnya, universitas ingin mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam menghadapi tantangan masyarakat.

UMU Buton terus menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional. Semua unsur kampus diharapkan berjalan seirama dalam mendukung upaya meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Tags :
Bagikan :