UMU Online-Baubau, 7 Mei 2025 Universitas Muslim Buton terus mengukuhkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada penguatan karakter kewirausahaan dan pelestarian budaya lokal. Dalam semangat menyongsong Dies Natalis UMU Buton yang ke-VI tahun 2025, panitia pelaksana UMU Entrepreneur Expo 2025 menggelar Rapat Pemantapan yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Afudin La Arua, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor II UMU Buton, bertempat di Ruang Rapat Senat UMU Buton, Baubau 7 Mei 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh tokoh penting internal kampus, termasuk Ketua Badan Penyelenggara UMU Buton, Ibrahim Marsela, serta para ketua divisi lomba yang akan menyelenggarakan berbagai kompetisi menarik seperti Maha Karya Sholat, Festival Busana Khas Buton, Heritage Gambus Kabanti Buton, Lomba Tiktok Kreatif, Lomba Esai Inspiratif, dan Olimpiade Sains. Semua kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum, khususnya pelajar tingkat SLA (SMA/SMK/MAN/Pondok Pesantren) se-Kepulauan Tenggara dan sekitarnya.
Dalam arahannya, Ketua Panitia Afudin La Arua menegaskan bahwa keberhasilan UMU Entrepreneur Expo 2025 tidak bergantung pada individu semata, melainkan pada sinergi seluruh elemen panitia. Setiap divisi diharapkan bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan memiliki visi yang sama dalam menghadirkan kegiatan spektakuler yang tidak hanya bernilai kompetisi tetapi juga mengandung nilai-nilai edukatif, budaya, dan spiritual.
“Rapat ini menjadi tonggak penting dalam proses pemantapan tugas-tugas divisi lomba. Saya mengingatkan bahwa masing-masing divisi harus memahami perannya secara mendalam dan menjalankannya secara optimal. Karena ini bukan sekadar acara biasa—ini adalah momentum besar, ajang marketing kampus, dan etalase budaya, edukasi, serta prestasi yang harus menyentuh hati masyarakat Kepton,” ujar Afudin dengan semangat penuh keyakinan.
Lebih lanjut, masing-masing ketua divisi diberikan kesempatan memaparkan rancangan teknis lomba yang akan mereka selenggarakan. Antusiasme, kreativitas, dan semangat kolaboratif tampak jelas dari setiap presentasi. Setiap lomba dirancang tidak hanya untuk menilai kemampuan peserta, tetapi juga memberi ruang ekspresi bagi kreativitas generasi muda serta memperkenalkan budaya Buton secara luas kepada publik.
Ketua Badan Penyelenggara UMU Buton, Ibrahim Marsela, dalam sambutannya turut memberikan dorongan moril yang kuat. Beliau menyampaikan bahwa UMU Entrepreneur Expo 2025 harus menjadi event kebanggaan dan ikon promosi terbesar yang dimiliki UMU Buton. Untuk itu, dibutuhkan tidak hanya keterlibatan panitia, melainkan seluruh civitas akademika UMU Buton termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
“Expo ini adalah momen emas yang menandai integrasi antara dunia akademik, dunia usaha, Nilai Spiritual (Maha Karya Sholawat) dan budaya lokal. UMU Buton tidak boleh tampil biasa saja. Kita harus menciptakan gelombang antusiasme publik dan memperlihatkan bahwa kampus ini adalah rumah besar generasi masa depan Kepton. Semua pihak harus terlibat secara total,” tegas Ibrahim Marsela.
UMU Entrepreneur Expo 2025 dirancang dalam format empat agenda besar yang saling terintegrasi, yaitu:
1. Pameran Produk Unggulan, khususnya kuliner khas daerah dan suvenir lokal sebagai sarana pemberdayaan UMKM dan mahasiswa wirausaha.
2. Pagelaran Seni dan Budaya Daerah serta Maha karya Sholawat, yang akan menampilkan kekayaan seni tradisional Buton seperti tarian, busana adat, dan musik kabanti.
3. Forum Persatuan Saudagar Buton, sebagai wadah mempertemukan pelaku usaha, alumni, dan akademisi untuk bersinergi dalam membangun ekosistem ekonomi lokal.
4. Ajang Uji Ketangkasan Akademik, melalui kompetisi antar siswa-siswi tingkat SMA sederajat di bidang sains, esai, dan dakwah kreatif berbasis digital (TikTok).
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya untuk menyemarakkan perayaan Dies Natalis ke-VI UMU Buton, namun juga untuk menumbuhkan semangat wirausaha, memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta menggugah rasa bangga terhadap warisan budaya Buton.
Rapat pemantapan ini menjadi titik awal dimulainya kerja besar panitia dan seluruh stakeholder kampus untuk menyiapkan Expo dengan kualitas terbaik. Ditekankan pula pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal seperti pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas budaya, dan media massa, guna memperluas jangkauan publikasi dan partisipasi masyarakat.
Dengan komitmen kuat, semangat kolektif, dan kerja sama lintas bidang, UMU Entrepreneur Expo 2025 diyakini akan menjadi platform inovatif dan inspiratif, menjadikan UMU Buton sebagai pusat transformasi kewirausahaan dan pelestarian budaya di Kepulauan Tenggara.
“Ini adalah panggung kita. Saatnya UMU Buton bicara di hadapan publik dengan karya, gagasan, dan integritas,” pungkas Afudin La Arua menutup rapat penuh optimisme tersebut.
Humas UMU Buton, Muhamad Firman Syah
