UMU-Online, Baubau,(18/5/2024) malam Pukul. 19.40 Wita Pembukaan UMU Buton Entrepreneur Expo 2024 di Ballroom Al-Munawwar UMU Buton berlangsung sukses dan meriah. Kegiatan rangkaian hari jadi ke-5 Tahun Universitas Muslim Buton resmi dimulai 18 – 20 Mei di Jalan Betoambari No. 146 Kota Baubau.
Pelataran Kampus menuju Ballroom Al-Munawwar UMU Buton nampak berjejer produk UMKM khas daerah kepulauan Buton serta booth khusus Produk UMKM Mahasiswa UMU Buton. Tari-tarian daerah seperti tari balumpa dan Pajoge menmbah kemeriahan dan hiburan para hadirin pada Opening UMU Entrepreneur Expo 2024.
Selanjutnya bincang santai atau talk show Temu Bisnis Persatuan Saudagar Buton (PSB) Jilid II tahun 2024 bertema “Inovasi dan Kolaborasi dalam Ekonomi Digital” dengan narasumber Ketua Yayasan Pendidikan Indoensia Kepulauan Buton Drs. Ibrahim Marsela, M.M. juga sebagai Pengusaha di Kota Baubau, Rektor UMU Buton DR. Sudjiton, S.E., M.M. sebagai Akademisi dan Wakil Kepala BNI Baubau serta dipandu DR Hamzah Palaloi sebagai moderator.
Rektor UMU Buton DR. Sudjiton, S.E., M.M. saat membuka kegiatan mengungkapkan, entrepreneur expo merupakan upaya kampus mewirausahakan Mahasiswa mulai dari pola pikir kritis sebagai mana visi besar kampus menciptakan Mahasiswa unggul, berkarakter, berakhlakul karimah tetapi tetap berbasis kemapuan entrepreneur.
“Untuk mewujudkannya bukan saja kuliah dalam ruangan namun juga ada praktek karena Kemampuan akademik tidak cukup, mahasiswa harus punya softskill, hadirnya kegiatan UMU entrepreneur Expo 2024 ini berkolaborasi dengan UMKM dan Perbankan untuk mendekatkan antara dunia akademisi dan praktisi,”ungkap Sudjiton.
Mantan Sekda Kabupaten Wakatobi ini menjelaskan seluruh Fakultas di UMU Buton disesuaikan dengan kebutuhan daerah, sehingga diharapkan pasca wisuda mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan dan berdaya saing.
“Jangan pernah setelah wisuda membembeng ijazah untuk melamar dimana-mana, ijazah itu bekal untuk pengetahuan dan keterampilan Mahasiswa untuk bisa bersaing di lapangan kerja mana saja,” tambahnya.
Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton Drs. Ibrahim Marsela, M.M. mengungkapkan, UMU Buton telah dinobatkan sebagai Entrepreneur University. Saat ini Mahaiswa UMU diatas 1.000 mahasiswa termasuk yang ada di kampus pengembangan di Pasar Wajo, Lombe dan Matanauwe.
“Proses ekosistim pembelajaran di UMU Buton sudaha kami desain sesuai kebutuhan lapangan kerja, kurikulum yang ada di kampus kami sesuai dengan Lapangan kerja, termasuk menghadirkan praktisi di kampus dalam rangka link and match,”ungkap Ibrahim.
Sebagai pendiri UMU Buton, sejak tiga tahun lalu pihaknya telah mulai membekali mahasiswanya dengan soft skill prioritas dengan tidak mengesampingkan akademik agar bisa bersaing dengan mahasiswa lainnya dalam dunia kerja.
“Harapannya UMU Buton bisa menjadi penggerak ekonomi di Kepton sebagai konsekuensi Entrepreneur University” tandasnya.
Penyelenggaraan UMU entrepreneur Expo tahun ini berhadiah fantastis bagi pemenang lomba dan festival yaitu beasiswa bebas kuliah 8 (delapan) semester selama berkuliah di UMU bagi pemenang kategori kurang mampu.
Edtior, Kantor HUMAS UMU Buton Muhamad Firman Syah
