ar
en
id

Bahasa:

Hitungan Bisnis Sebelum Memulai Usaha (UMKM)

Hitungan Bisnis

Disini saya akan mensimulasikan contoh sederhana hitungan untuk mulai bisnis jualan kopi.

Modal Awal

Modal awal adalah biaya untuk memulai usaha (sekali keluar di awal).

Rumus: 

Modal Awal = Total seluruh investasi awal

atau

Modal Awal = Biaya Persiapan + Peralatan + Stock Awal

Contoh:

Booth kontainer sederhana: Rp. 5.000.000

Mesin kopi & alat seduh: Rp. 5.000.000

Peralatan (gelas ukur, dispenser, dll): Rp. 1.000.000

Bahan baku awal: Rp. 1.000.000

Total Keseluruhan: Rp. 12.000.000

Biaya Operasional (Bulanan/Harian)

Biaya rutin yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis setiap hari/bulan.

Rumus:

Biaya Operasional = Total Biaya Bulanan

Contoh:

Sewa Tempat : Rp. 1.000.000

Bahan Baku : Rp. 1.000.000

Listrik & air: Rp. 300.000

Total = Rp. 2.300.000 / bulan

Harga Jual Produk

Harga yang ditetapkan ke konsumen agar untung.

Rumus:

Harga Jual = Biaya Produksi per Unit + Margin

Contoh:

Biaya bikin 1 botol kopi/biaya produksi: Rp. 6.000

Ingin untung/margin: Rp. 4.000

Harga Jual = Rp. 10.000 / botol kopi

Target Penjualan

Jumlah produk yang harus terjual untuk mencapai tujuan omzet agar bisnis ini bisa bertahan baik dalam harian atau bulanan.

Rumus:

Target Penjualan = Total Biaya Operasional / Untung per produk

Contoh:

Biaya Operasional: Rp. 2.300.000

Untung per botol: Rp.4.000

Jadi : 2.300.000 / 4.000 = 575 botol per bulan

Note:

-> Jika hanya 575 botol kopi yang terjual setiap bulan maka tidak ada untung / tidak rugi.

-> Jika > 575 botol kopi yang terjual setiap bulan maka disitu lah ada keuntungan.

-> Dalam sehari produksi kopi, tinggal dibagi jumlah hari dalam sebulan (575/30 hari).

Margin Keuntungan

Persentase keuntungan dari harga jual.

Rumus:

Margin (%) = (Keuntungan per Unit / Harga Jual) × 100%

Contoh:

Harga jual: Rp. 10.000

Untung per botol: Rp. 4.000

Jadi: (4.000 / 10. 000) x 100% = 40%

Risiko Bisnis

Potensi kerugian atau hambatan dalam usaha. Seperti: Bagaimana kalau penjualan sepi atau tidak mencapai target penjualan ?

Rumus:

Kerugian/Risiko = Biaya Operasional – Total Penjualan

Contoh:

Biaya Operasional: Rp. 2.300.000

Penjualan Bulan ini: Rp. 2.000.000

Jadi Kerugian = Rp. 300.000 / bulan

Break Even Point (BEP)

Titik dimana bisnis tidak untung dan tidak rugi.

Rumus:

BEP: Modal Awal / Untung per produk/botol

Contoh:

Modal Awal: Rp, 12.000.000

Untung/Margin Per Botol: Rp. 4.000

Jadi: 12.000.000 / 4.000 = 3.000 Botol.

Artinya Setelah menjual 3.000 botol kopi, nah barulah bisnis usaha Kopi mulai menghasilkan keuntungan dan modal awal bisnis kamu sudah kembali.

Tags :
Bagikan :