UMU Online-Dalam rangka membangun budaya akademik yang religius dan berlandaskan nilai-nilai Aswaja, Lembaga Kajian Islam dan Aswaja Universitas Muslim Buton kembali menggelar kegiatan Ngaji Rutin Kamis Siang dengan tema “Merangkai Cita-Cita dari Masjid”, yang berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025 di Masjid Baitul Hikmah UMU Buton.
Acara yang digelar ba’da Dzuhur ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Penyelenggara UMU Buton, Rektor UMU Buton, serta seluruh dosen dari berbagai fakultas di lingkungan UMU Buton. Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, yakni surat Ar-Rum ayat 41–45, yang menjadi pengantar refleksi atas hubungan manusia dan kerusakan alam dalam perspektif spiritualitas Islam.
Dalam kegiatan ini, hadir sebagai pemateri Bapak Azmin Mane, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Geografi UMU Buton, yang membawakan kajian dengan topik “Human Geography dalam Perspektif Islam”. Materi ini mengupas bagaimana interaksi manusia dengan lingkungan dipahami secara Islami, serta bagaimana nilai-nilai keimanan dapat menjadi landasan dalam membangun kesadaran ekologis, sosial, dan keadilan ruang dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Yayasan Penyelenggara UMU Buton dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid harus menjadi pusat intelektual dan spiritual bagi sivitas akademika. Dari masjid, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas keagamaan, melainkan bagian dari ikhtiar untuk menyatukan keilmuan dan keislaman dalam semangat Aswaja yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.
Rektor UMU Buton turut memberikan apresiasi atas konsistensi Lembaga Kajian Islam dan Aswaja dalam membangun ruang-ruang edukasi ruhani di tengah kesibukan akademik. Beliau berharap kegiatan ini mampu membentuk atmosfer kampus yang damai, ilmiah, dan penuh keberkahan.
Kegiatan Ngaji Rutin Kamis Siang merupakan bagian dari program unggulan Lembaga Kajian Islam dan Aswaja UMU Buton dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan semangat “Merangkai Cita-Cita dari Masjid”, diharapkan seluruh civitas akademika dapat menjadikan masjid sebagai sumber inspirasi, penguatan karakter, dan pijakan untuk melangkah dalam membangun peradaban.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang” (HR. Tirmidzi) — semoga setiap langkah menuju masjid, setiap huruf yang dibaca, dan setiap ilmu yang diserap menjadi bagian dari jalan cahaya bagi seluruh insan UMU Buton.
Editor, Kantor Humas UMU Buton, Muhamad Firman Syah
1 Juli 2025
