UMU Buton Perkuat Integritas, Budaya Mutu, dan Jiwa Entrepreneurship melalui Pembekalan Pegawai Angkatan 2023–2026

UMU Buton Perkuat Integritas Budaya Mutu dan Jiwa Entrepreneurship

Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menyelenggarakan Pembekalan Pegawai Universitas Muslim Buton Angkatan Tahun 2023–2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 21–22 Juli 2026, di Ballroom Al-Munawwara ini mengusung tema “Membangun Pegawai Berintegritas, Profesional, Berbudaya Mutu, dan Berjiwa Entrepreneurship.” Pembekalan diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan yang bergabung di lingkungan Universitas Muslim Buton pada periode 2023–2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis universitas untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pegawai baru mengenai visi dan misi universitas, tata kelola kelembagaan, budaya organisasi, sistem kepegawaian, pelayanan prima, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), hingga penguatan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Melalui pembekalan ini, setiap pegawai diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung kemajuan Universitas Muslim Buton sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Ketua Badan Penyelenggara dan Plt. Rektor Universitas Muslim Buton. Dalam suasana yang penuh semangat, seluruh peserta mengikuti pembukaan yang diawali dengan registrasi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars UMU Buton, doa bersama, serta sambutan yang menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan kolaborasi. Pembukaan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan bahwa setiap pegawai merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi dan misi universitas.

Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai sejarah berdirinya Universitas Muslim Buton, visi dan misi, struktur organisasi, tata kelola, budaya organisasi, serta arah pengembangan universitas di masa depan. Materi ini memberikan pemahaman mendasar mengenai identitas dan karakter UMU Buton sehingga setiap pegawai memiliki kesamaan persepsi dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Core Values Pegawai UMU Buton yang menekankan pentingnya nilai-nilai integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, kolaborasi, adaptif, pelayanan prima, jiwa entrepreneurship, serta penguatan nilai-nilai Islam Aswaja. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi budaya kerja yang diharapkan tumbuh dalam setiap aktivitas dosen maupun tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.

Pembekalan juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek etika dan tata kelola melalui materi mengenai etika kerja, kode etik pegawai, kedisiplinan, pencegahan gratifikasi, pencegahan pungutan liar, pencegahan kekerasan dan pelecehan, serta etika bermedia sosial. Selain itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sistem kepegawaian yang meliputi hak dan kewajiban pegawai, jam kerja, presensi, cuti, penilaian kinerja, hingga mekanisme penghargaan dan pembinaan. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Tidak hanya berfokus pada tata kelola, kegiatan ini juga membekali peserta dengan materi Pelayanan Prima (Service Excellence). Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya budaya melayani, komunikasi yang efektif, keramahtamahan, penanganan keluhan, serta pelayanan yang berorientasi pada kepuasan mahasiswa dan masyarakat. Sebagai institusi pendidikan tinggi, kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan citra universitas.

Menutup rangkaian hari pertama, peserta mengikuti kegiatan Team Building yang bertujuan memperkuat kerja sama, komunikasi, dan kekompakan antarpegawai. Kegiatan ini dipadukan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen seluruh peserta untuk menjalankan tugas secara jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lingkungan Universitas Muslim Buton.

Pada hari kedua, pembekalan dilanjutkan dengan penguatan kembali nilai-nilai dasar pegawai sebelum memasuki materi mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Dalam sesi ini peserta memperoleh pemahaman mengenai budaya mutu, siklus PPEPP, standar mutu universitas, Audit Mutu Internal (AMI), akreditasi, Indikator Kinerja Utama (IKU), serta manajemen risiko. Materi tersebut menegaskan bahwa budaya mutu merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika, sehingga setiap pegawai memiliki peran dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Muslim Buton.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan refleksi pembelajaran sebagai ruang bagi peserta untuk meninjau kembali materi yang telah diperoleh selama dua hari pelaksanaan. Melalui evaluasi tersebut, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sekaligus menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya budaya kerja yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada mutu.

Melalui penyelenggaraan Pembekalan Pegawai Angkatan Tahun 2023–2026 ini, Universitas Muslim Buton kembali menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan administratif, tetapi juga karakter yang kuat, berintegritas, profesional, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi. Dengan semangat kolaborasi, budaya mutu, dan jiwa entrepreneurship yang menjadi ciri khas universitas, seluruh pegawai diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan UMU Buton sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan terus memberikan manfaat bagi Masyarakat.

Tags :
Bagikan :