ar
en
id

Bahasa:

SOSIALISASI MAGANG BERDAMPAK 2025 DI UMU BUTON: SINERGI KAMPUS DAN INDUSTRI

UMU Online – Baubau, 11 Juli 2025 Universitas Muslim Buton Gelar Sosialisasi Magang Berdampak 2025: Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri untuk Mahasiswa Semester 4–6 terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Bertempat di Ballroom Al-Munawwara UMU Buton, pada Jumat, 11 Juli 2025, telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Program Magang Berdampak yang merupakan program strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia.

Acara ini secara khusus ditujukan kepada mahasiswa semester IV hingga VI dari seluruh program studi di UMU Buton sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan penguatan kolaborasi nyata antara kampus dan dunia industri. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ridwan, S.Si., M.Sc, seorang akademisi dan praktisi kebijakan pendidikan tinggi yang menyampaikan materi strategis mengenai esensi, alur pelaksanaan, dan nilai-nilai fundamental dari Program Magang Berdampak.

Dalam pemaparannya, Ridwan menegaskan bahwa Magang Berdampak bukan sekadar program magang biasa, melainkan ruang pendidikan kontekstual yang berorientasi pada kontribusi nyata mahasiswa terhadap penyelesaian persoalan riil di masyarakat dan industri. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi peserta, tetapi menjadi agen perubahan dalam ekosistem mitra, dengan dukungan penuh dari dosen pendamping dan koordinator perguruan tinggi.

“Magang Berdampak dirancang agar mahasiswa mengalami langsung proses kerja profesional yang kompleks, menyerap budaya organisasi, serta mengasah soft skills dan hard skills mereka secara simultan,” ujar Ridwan. Ia juga menekankan bahwa sinergi antara dunia akademik dan dunia industri kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menjawab tantangan era disrupsi dan digitalisasi global.

Program Magang Berdampak 2025 UMU Buton telah disusun secara sistematis dengan melibatkan tahapan perencanaan sejak bulan Mei, proses seleksi mitra dan mahasiswa pada Juni hingga Juli, dan pelaksanaan magang mulai 4 Agustus hingga 20 Desember 2025. Program ini mencakup berbagai sektor strategis, seperti logistik, teknologi informasi, edukasi digital (edutech), keuangan, agribisnis, fesyen, hingga smart city dan budaya.

Kegiatan sosialisasi juga menjelaskan secara detail peran penting Koordinator PT dan Dosen Pendamping. Koordinator PT bertanggung jawab terhadap pengawasan dan komunikasi lintas pihak, sementara Dosen Pendamping akan menjadi pembimbing akademik dan evaluator selama program berlangsung. Mahasiswa yang berpartisipasi wajib memenuhi beberapa persyaratan administratif dan akademik, termasuk IPK minimal 2,75, tidak pernah cuti, serta mendapatkan rekomendasi dari Prodi dan pimpinan perguruan tinggi.

Sistem pendaftaran yang transparan dan digital, melalui platform Belmawa, juga dijelaskan dalam sesi sosialisasi. Proses ini melibatkan validasi oleh Prodi, approval oleh pimpinan perguruan tinggi, hingga seleksi ketat oleh mitra industri yang telah bekerja sama dengan UMU Buton dan kementerian.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik UMU Buton menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen institusi untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang bermutu, berkarakter, dan berdampak. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tapi mampu menyelesaikan masalah nyata, dan memiliki mental kerja yang tangguh serta etika yang luhur. Inilah generasi yang dibutuhkan bangsa,” ungkap beliau.

Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang memadati ballroom. Banyak di antara mereka menyampaikan pertanyaan, harapan, serta ide-ide kreatif selama sesi diskusi terbuka. Mereka menyambut positif inisiatif ini sebagai kesempatan langka untuk tumbuh, belajar langsung dari dunia nyata, dan membangun jaringan profesional yang luas.

Penutupan kegiatan diakhiri dengan refleksi inspiratif yang menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar penguasaan materi, tetapi tentang nilai, kontribusi, dan kebermanfaatan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.” Ayat tersebut menjadi pengingat sekaligus pengarah bahwa makna dari “Magang Berdampak” bukan hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada dedikasi untuk membangun masyarakat.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, UMU Buton berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk menyukseskan Program Magang Berdampak 2025. Mahasiswa diharapkan mengambil peluang ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab, untuk menjadi insan pembelajar sejati yang membawa perubahan bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.

Editor, Muh Adil

Tags :
Bagikan :